Bismillah..
Ini sebenarnya kegiatan beberapa minggu lalu, saat kami berjalan di tempat umum ber-4. karena ada sesuatu yg Ummi cari dan Abah sedang berhalangan membersamai kami, yaaa sudah tak apa kita berangkat ber-4 saja.
Saat itu baru saja turun dari kendaraan
Mbak : "Ummi, tasnya mbak aja ya yg bawa" saat itu memang hari sebelum Ramadan dan kami membawa bekal minum.
Ummi : "Boleh, Mbak bisa ya pegang tasnya, kuat..." isi tasnya 1 botol air mineral dan roti.
Mbak : "Kuat, Mi" katanya yakin bisa.
Tak lama kami harus menyeberang jalan dan,
Mbak : "Kakak ayo sini mbak gandeng" (panggilan kaka itu untuk adiknya mba yg pertama).
Ummi : "Mbak bisa yaa gandeng kakak, Ummi jaga adik"
Mbak : "Kakak, lihat kanan dan kiri dulu ya kalau ngga ada mobil/motor lewat ayo kita nyebrang, lariiiiiii..." arahannya dengan yakin dan semangat.
Mba memahami kalau kakak belum mengerti peraturan dalam menyeberang dan seketika itu langsung mbak gandeng tangan kakak, sy ada di samping mereka sambil menggendong adik.
Sebenarnya Mbak belum pernah kami biarkan menyebrang sendiri (saat menyebrang selalu Ummi atau Abah gandeng), apalagi sambil gandeng kakak. Tapi hari ini, saya berusaha menrasfer keyakinan saya ke mbak, supaya mbak yakin bisa dan merasa bisa memberi rasa aman pada adiknya.
Alhamdulillah, Mba BISA... bisa membantu Ummi saat kita sedang jalan ber-4 (saja).
Komunikasi yg hampir sama setiap kami keluar rumah ber-4. tugas Mbak adalah jaga kakak, tugas Ummi gendong adik.
Dari keyakinan anak-anak sy belajar, kalau sudah yakin ayo lakukan. anak-anak belum banyak memahami tentang bahaya dan rintangan, tapi dengan mereka merasa yakin mereka bisa, itu membuat ketidak-yakinan enggan masuk ke hati mereka (anak-anak).
#level1
#day2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Alhamdulillah, mba Iya bisa ummiii...makasih atas kepercayaannyaaaa...
BalasHapusJempol buat mba Iya, jempol juga buat ummi ika...
Alhamdulillaaah.... :D
Hapus